Indikator
  • Undercontruction

DPRD Kalsel Sesalkan Penghapusan Tiga Cagar Budaya

Home / Peristiwa - Daerah / DPRD Kalsel Sesalkan Penghapusan Tiga Cagar Budaya
DPRD Kalsel Sesalkan Penghapusan Tiga Cagar Budaya Makam Datuk Ambulung Sungai Batang Martapura Kabupaten Banjar (Foto: makalahdala)

BANJARMASINTIMES, BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) sesalkan Pemprov Kalsel tidak melakukan pemeliharaan cagar budaya yang ada. Komisi IV melihat penghapusan tiga cagar budaya di Kalsel merupakan keteledoran Pemprov Kalsel.

Pemprov harusnya memberikan sosialiasi soal cagar budaya di pemerintahan daerah di wilayah Kalsel.

Anggota Komisi IV, Soraya  mengatakan, dengan  adanya sosialisasi soal budaya, dipastikan pemerintah daerah bisa merawat sekaligus tidak mengubah cagar budaya yang ada.

“Ini tugas kita bersama dan merawat kelestarian budaya lokal,” ujar Soraya, Sabtu (6/8/2017).

Seperti diketahui, sebelumnya Kepala Bidang Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel. Ahmad Subakti menerangkan, ada tiga cagar budaya di kalsel di hapus kementerian budaya. Diantaranya, Makam Datuk Ambulung Sungai Batang Martapura Kabupaten Banjar (sekitar 40 kilometer utara Banjarmasin).

Kemudian Makam Datuk Sanggul atau Abdussamad Al Palembangi di Tatakan (sekitar 109 kilometer utara Banjarmasin), Kabupaten Tapin, serta Makam Tumpang Talu Kandangan (135 kilometer utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Penghapusan Ketiga makam itu dari cagar budaya itu karena mengalami perubahan dari bentuk awalnya.

Menurutnya, sampai terhapusnya tiga cagar budaya di Kalsel menjadi bukti kurang maksimalnya sosialisasi tentang cagar budaya.

Pemerintah daerah setempat, terutama instansi terkait turut bertanggung jawab atas terhapusnya tiga cagar budaya di Kalsel tersebut.

Soraya berharap, ke depannya tidak ada penghapusan cagar budaya lagi di Kalsel.

Di Kalsel memang banyak dijumpai makam-makam keramat yang dijadikan tujuan wisata regili/ziarah. Diantaranya Makam Maulana Syekh Mohammad Arsyad Al Banjary atau Datuk Kelampayan-Martapura Kabupaten Banjar dan Masjid Al Karamah Banua Halat Kabupaten Tapin.

Kemudian Makam Datuk Taniran Kandangan HSS, Makam Syekh Mohammad Nafis di Kelua Kabupaten Tabalong dekat perbatasan dengan Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng).(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com